06 September 2016

Inilah 5 Tempat Wisata Sejarah di Kota Sawahlunto Yang Bisa Kamu Kunjungi

Advertisement
Mengunjungi tempat wisata bersejarah akan memberikan pengalaman yang berbeda dari biasanya. Selain bisa melihat bangunan-bangunan atau benda-benda bersejarah kita juga bisa mempelajari kejadian di masa lampau. Salah satu daerah di Sumatera Barat yang menyimpan banyak sekali tempat wisata bersejarah adalah Kota Sawahlunto.

Kota Sawahlunto memang kaya akan tempat wisata bersejarah, hal ini dilatarbelakangi oleh dulunya Sawahlunto merupakan daerah yang menjadi basis dalam pendudukan Belanda di Sumatera Barat. Salah satu faktor mengapa belanda memilih tempat ini adalah karena Kota Sawahlunto memiliki kandungan batubara yang sangat banyak hingga mencapai ratusan juta ton.

wisata sejarah di sawahlunto

Awal mula Belanda masuk ke Kota Sawahlunto yakni pada tahun 1800-an dan mulai melakukan penelitian. Penelitian tersebut membuahkan hasil berupa penemuan kandungan batubara yang terdapat di bawah Kota Sawahlunto yang mencapai 200 juta ton. Setelah penemuan itu akhirnya Belanda mulai membangun infrastruktur tepatnya pada tanggal 1 Desember 1888 yang kemudian tanggal tersebut diperingati sebagai hari lahir Kota Sawahlunto. Kemudian Sawahlunto berubah menjadi kota tambang.

Itulah yang melatarbelakangi Sawahlunto menjadi kota yang banyak menyimpan tempat wisata bersejarah. Nah, jika kamu kebetulan sedang berkunjung ke Kota Sawahlunto, tidak ada salahnya untuk mengunjungi beberapa tempat wisata bersejarah berikut ini.

5 Tempat Wisata Sejarah di Kota Sawahlunto yang Wajib Kamu Kunjungi


1. Museum Tambang Batubara Ombilin


Museum Tambang Batu Bara Ombilin diresmikan pada Juni 2014 lalu dan diharapkan mampu menarik wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri. Di museum ini terdapat beragam koleksi dari aktivitas penambangan batubara dari masa kolonial Belanda hingga masa kini. Koleksi tersebut berupa kostum penambang, berbagai peralatan tambang, arsip, kendaraan pengangkut batubara, audio visual, foto lama tempo dulu dan masih banyak lagi benda-benda bersejarah lainnya yang terdapat di sini.

Di museum ini kita bisa melihat jejak kegiatan penambangan batubara sejak tahun 1891. Namun sejak tahun 1940 hingga 1970-an produksi batubara berangsur merosot dan penduduk di sana pun berkurang. Bangunan Museum Tambang Batubara Ombilin sempat menjadi rumah peristirahatan mantan Presiden RI Soeharto.

Nah, bagi kamu yang ingin mengetahui lebih jauh tentang sejarah aktivitas penambangan batubara di sini, kamu bisa ditemani oleh pemandu yang akan menjelaskan secara detail.

2. Museum Gudang Ransum


Museum Gudang Ransum (Ransoem) merupakan salah satu tempat wisata bersejarah yang terdapat di Kota Sawahlunto. Bangunan yang resmi menjadi museum pada tahun 2005 ini dulunya merupakan sebuah dapur umum tempat memasak makanan untuk para pekerja tambang.

Di museum ini terdapat beberapa bangunan dengan fungsi berbeda yang terdiri dari bangunan utama yang merupakan dapur yang lengkap dengan peralatan memasak, di bagian belakang bangunan utama terdapat tungku pembakaran yang lengkap dengan cerobong asap, dan beberapa bangunan lainnya yaitu Gudang Es, Rumah Sakit, Rumah Jagal tempat pemotongan hewan.

Di dalam museum ini kita bisa melihat beberapa koleksi museum mulai dari periuk dan kuali yang berukuran besar, replika makanan yang dimasak, dan beberapa batu nisan dan peninggalan dari para pekerja tambang (orang rantai).

3. Museum Kereta Api


Mak Itam adalah sebutan dari sebuah kereta api tua dengan seri E 1060, yang merupakan transportasi utama untuk mengangkut batubara. Tetapi saat ini Mak Itam sudah tidak beroperasi lagi mengingat umur nya yang sudah terlalu tua dan kondisinya yang tidak memungkinkan lagi sehingga diistirahatkan di Museum Kereta Api.

Di Museum Kereta Api ini tersimpan literatur kereta api, miniatur dan juga benda-benda bersejarah lainnya yang berhubungan dengan perkembangan kereta api di Sawahlunto. Selain itu, di museum ini juga tersimpan gerbong serta baterai lokomotif.

Museum ini dulunya merupakan sebuah stasiun yang diperkirakan dibangun pada tahun 1918. Pada 17 Desember 2005 stasiun ini resmi dijadikan sebagai museum dan diresmikan oleh Wakil Presiden RI saat itu Bapak Jusuf Kalla.

4. Lubang Tambang Mbah Soero


Lubang Tambang Mbah Soero merupakan salah satu tempat wisata yang berupa lubang tambang peninggalan Belanda. Dulunya Belanda melakukan penggalian batubara yang masih menggunakan terowongan dan sisa terowongan inilah yang kemudian dijadikan sebagai destinasi wisata yang resmi dibuka untuk umum pada tahun 2008 lalu.

Dinamakan sebagai Lubang Tambang Mbah Soero karena berdasarkan sejarah dulunya mandor yang bekerja di tambang tersebut bernama Soerono atau dipanggil Mbah Soero. Di lubang tambang inilah Belanda mempekerjakan tahanan (orang rantai) untuk menggali terowongan dan mengambil batubara.

Untuk memasuki lubang tambang ini kita akan dipandu oleh pemandu lokal dan akan dilengkapi dengan perlengkapan keamanan seperti Helm dan boot. Selain bisa memasuki Lubang Tambang Mbah Soero kita juga bisa menonton video dokumenter tentang sejarah orang rantai dan Lubang Tambang Mbah Soero di salah satu bangunan yang bernama infobox.

5. Masjid Agung Nurul Islam


Masjid Agung Nurul Islam adalah bangunan bersejarah yang dulunya masjid ini merupakan PLTU yang dibangun oleh Belanda pada tahun 1894. Namun karena sudah tidak beroperasi lagi, PLTU tersebut berubah fungsi menjadi Masjid pada tahun 1952. Sebelum menjadi Masjid, bangunan bawah tanah masjid dulunya juga sempat menjadi ruang persembunyian dan perakitan senjata oleh para pejuang kemerdekaan.

Salah satu keunikan dari Masjid yang hanya berjarak sekitar 150 meter dari Museum Kereta Api ini adalah menara Masjid dengan tinggi mencapai 75 meter. Dulunya menara Masjid ini merupakan cerobong asap dari PLTU.

Baca juga: Danau Biru di Sawahlunto, Objek Wisata Baru Bekas Galian Tambang Yang Mempesona

Nah, itulah 5 tempat wisata bersejarah yang bisa dunsanak kunjungi di Kota Sawahlunto. Selain dari tempat wisata di atas, masih bayak lagi bangunan-bangunan peninggalan Belanda yang bisa kita temukan di Kota Tambang Batubara ini. Sekian dulu artikel kali ini dan terimakasih atas kunjungannya.

Berbagi informasi tentang tempat wisata di Sumatera Barat


EmoticonEmoticon