06 October 2016

Jembatan Akar Pesisir Selatan, Salah Satu Karya Alam Yang Mengagumkan

Advertisement
Sebuah karya yang tercipta melalui proses dari alam memang menjadi salah satu kekayaan yang tak ternilai harganya. Selain memiliki keunikan dan daya tarik tersendiri, ternyata untuk dapat terbentuk dengan sempurna membutuhkan proses yang tidak sebentar. Itulah salah satu keindahan alam yang terdapat di sebuah sungai di Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat.

Sesuai dengan namanya, Jembatan Akar (Jambatan Aka) merupakan sebuah jembatan yang sangat unik yang terbuat dari rajutan akar pohon beringin dan pohon kubang yang tumbuh di kedua sisi sungai Batang Bayang. Jembatan yang berada tepatnya di Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Provinsi Sumatera Barat ini memiliki panjang sekitar 25 meter. Bahkan jembatan ini lebih panjang dari jembatan akar yang ada di Badui, Jawa Barat dan Jembatan akar yang ada di Jepang.

Untuk bisa merajut jembatan ini hingga terbentuk sempurna tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Jembatan ini mulai dibangun pada tahun 1890 oleh seorang tokoh tua cerdik ulama setempat yang bernama Pakiah Sokan. Barulah pada tahun 1916 jembatan ini bisa digunakan oleh masyarakat setempat. Dengan kata lain untuk bisa marajut akar-akarnya hingga menjadi sebuah jembatan utuh dibutuhkan waktu kurang lebih selama 26 tahun. Pembangunan jembatan ini awalnya bertujuan sebagai penghubung dua buah kampung yang dipisahkan oleh sebuah sungai, yakni Kampung Puluik-Puluik dengan Kampung Lubuk Silau.

jembatan akar di pesisir selatan

Kini Jembatan Akar tersebut menjadi salah satu objek wisata unggulan Pesisir Selatan. Nah, bagi dunsanak yang ingin menghabiskan waktu liburan bersama keluarga tercinta, Jembatan Akar Pesisir Selatan ini merupakan rekomendasi destinasi yang sangat cocok untuk kamu kunjungi. Bagaimana keindahan dan keunikan yang dimiliki oleh jembatan yang satu ini? Selengkapnya bisa kamu simak pada artikel berikut ini.

Jembatan Akar Yang Sudah Berumur 100 Tahun


Untuk bisa membentuk sebuah jembatan utuh membutuhkan waktu yang sangat panjang bagi akar-akar untuk merajutnya. Seperti yang dijelaskan pada buku panduan wisata Pesisir Selatan, mulai dari proses pembangunan jembatan pada tahun 1890 sampai akar-akar membentuk jembatan secara utuh dan bisa digunakan pada tahun 1916 (26 tahun). Dan hingga sekarang ini umur jembatan sudah mencapai 100 tahun.

Jembatan ini awalnya dibangun oleh tokoh tua cerdik ulama setempat bernama Pakiah Sokan yang terbuat dari bambu. Tujuannya adalah untuk menghubungkan Kampung Puluik-Puluik dan Kampung Lubuk Silau yang kala itu dipisahkan oleh sebuah sungai. Namun perlahan akar dari kedua pohon mulai menjalar dan melilit jembatan bambu tersebu sehingga menjadi sebuah jembatan akar.
Uniknya, jembatan ini akan semakin kuat seiring bertambahnya usia jembatan. Hal ini berbeda dengan jembatan pada umumnya yang semakin lama semakin rapuh. Sungguh karya alam yang sangat mengagumkan.

Jembatan Akar Sebagai Objek Wisata Yang Populer


Objek wisata Jembatan Akar ini sudah sangat populer sejak lama dan tidak asing lagi di telinga masyarakat Sumatera Barat dan Sekitarnya. Dengan keunikan yang dimilikinya mampu menarik wisatawan dari berbagai daerah Sumatera Barat bahkan di luar Pulau Sumatera. Saat ini tempat wisata tersebut dikelola oleh pemilik tanah dan Pemkab Pesisir Selatan.

Dengan pemandangan alam berupa perbukitan dan pepohonan yang rindang, udara di sini juga cukup sejuk sehingga sangat cocok untuk bersantai mengusir rasa lelah dari rutinitas kita sehari-hari. Selain bersantai, kita juga bisa berenang sepuasnya di sungai yang airnya sangat sejuk dan megalir deras di bawah Jembatan. Di dalam sungai ini juga terdapat ikan larangan yang mana warga setempat dan pengunjung tidak boleh menangkap atau memancing ikan tersebut. Beberapa aktifitas lainnya seperti berfoto di atas Jembatan Akar ini sangat cocok bagi kamu penggemar fotografi.

Hal yang sangat disayangkan dari objek wisata ini adalah masih terdapatnya sampah yang bertebaran di sana. Sampah yang berupa bungkus shampo dan sampah plastik lainnya dibuang secara sembarangan oleh pengunjung yang tidak bertanggung jawab. Untuk itu diharapkan untuk kamu jika berkunjung ke sini untuk menjaga kebersihan dengan tidak membuang sampah sembarangan ya.

jembatan akar di pesisir selatan

Lokasi dan Akses ke Jembatan Akar


Jembatan Akar ini berada di Kecamatan Bayang Kabupaten Pesisir Selatan Provinsi Sumatera Barat. Untuk mencapai ke tempat ini sangatlah mudah, bisa menggunakan angkutan umum maupun kendaraan pribadi. Jika kamu dari arah Kota Padang perjalanan dimulai dari Teluk Bayur menuju ke Painan (Ibu Kota Pesisir Selatan) yang berjarak sekitar 80 km. Sesampainya di Painan perjalanan dilanjutkan mnuju ke Kecamatan Bayang yang berjarak sekitar 24 km atau setengah jam perjalanan.

Baca juga: Keindahan Pantai Carocok di Painan Sumatera Barat

Berhubung jarak dari Jembatan Akar dengan Kota Painan tidak terlalu jauh, bagi kamu yang datang dari luar Sumbar bisa menginap di Hotel dan Resort yang ada di Painan. Di kota ini juga terdapat banyak restoran yang menghidangkan masakan khas Padang yang akan mengobati rasa lapar kamu.

Itulah sedikit ulasan tentang Objek Wisata Jembatan Akar di Pesisir Selatan yang bisa kami sampaikan. Nah, bagi kamu yang berkunjung ke Pesisir Selatan tidak ada salahnya untuk mengunjungi tempat unik yang satu ini. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat bagi para pembaca semuanya dan terimakasih telah berkunjung.

Berbagi informasi tentang tempat wisata di Sumatera Barat


EmoticonEmoticon