15 October 2016

Puncak Pato, Wisata Sejarah dan Keindahan Panorama di Bukit Marapalam

Advertisement
Berkunjung ke tempat wisata bersejarah sekaligus menikmati keindahan alam beserta udara yang dingin dan sejuk merupakan pengalaman yang tak biasa dan jarang sekali ditemukan di tempat wisata pada umumnya. Seperti yang terdapat di Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat, yakni Objek Wisata Puncak Pato.

Puncak Pato sendiri merupakan tempat wisata yang sudah terkenal sejak lama dan menjadi tujuan wisata favorit bagi masyarakat setempat maupun dari luar Sumbar. Di sini kita akan disuguhi oleh pemandangan alam dari ketinggian dan tiupan angin yang sejuk yang berhembus di antara pepohonan Pinus yang berbaris dengan indahnya.

Objek wisata Puncak Pato juga menyimpan peristiwa bersejarah dalam perjalanan masyarakat Minangkabau yang dikenal dengan Sumpah Satiah Bukik Marapalam. Kemudian didirikanlah beberapa bangunan atau monumen di puncak bukit Marapalam ini sebagai tanda pengingat peristiwa bersejarah tersebut.

pemandangan dari atas puncak pato

Jika dunsanak sedang berkunjung ke Kabupaten Tanah Datar tidak ada salahnya untuk menyempatkan diri berkunjung ke tempat bersejarah yang satu ini. Selain untuk sekedar menghilangkan rasa penat dari rutinitas kita sehari-hari, kita juga bisa mengetahui bagaimana peristiwa bersejarah yang memiliki pengaruh besar terhadap budaya adat Minangkabau saat ini. Nah, bagi dunsanak yang penasaran bagaimana keindahan yang ditawarkan oleh tempat wisata yang satu ini, selengkapnya bisa dunsanak simak pada artikel berikut.

Objek Wisata Puncak Pato


Puncak Pato merupakan tempat wisata yang sudah terkenal sejak lama dan hingga sekarang tempat ini menjadi tujuan wisata favorit bagi masyarakat setempat. Tempat ini selalu ramai dikunjungi di akhir pekan maupun libur panjang mulai dari kalangan anak-anak, remaja, hingga dewasa. Puncak Pato juga menjadi salah satu tempat favorit bagi mereka yang berpacaran, tak heran jika banyak ditemui muda mudi yang berpasangan di setiap sudut tempat ini.

Seperti tempat wisata puncak pada umumnya, di tempat ini kita akan dimanjakan oleh panorama alam yang begitu mempesona, dijamin kamu akan betah berlama-lama di tempat ini. Di atas puncak bukit yang terkenal dengan sebutan Bukik Marapalam ini dipenuhi oleh pohon Pinus yang berbaris dengan indahnya. Hembusan angin yang sangat dingin dan sejuk seakan manyapu semua rasa penat dari rutinitas kita sehari-hari. Objek wisata yang satu ini juga dikelola dengan sangat baik sehingga terlihat sangat bersih dari sampah.

Baca juga: Inilah 5 Tempat Wisata Sejarah di Kota Sawahlunto Yang Bisa Kamu Kunjungi

Jika kamu berdiri di bagian barat dari Puncak Pato ini, kamu akan disuguhkan oleh pemandangan hijaunya perbukitan yang berbaris sepanjang mata memandang. Di sini kita bisa melihat dengan jelas pemandangan permukiman penduduk Kecamatan Sungayang dengan hamparan sawah dan perkebunan yang hijau. Selain itu, jika kamu berkunjung ke tempat ini di saat cuaca cerah maka kamu bisa melihat sebagian dari keindahan Danau Singkarak yang sesekali ditutupi kabut.

Keindahan Objek Wisata Puncak Pato tidak sampai di sini saja, karena dari sini kita bisa melihat keindahan Gunung Marapi yang berdiri dengan kokohnya dan sesekali terlihat kepulan asap yang keluar dari kawahnya. Karena udara di sini terbilang cukup dingin, banyak masyarakat yang memanfaatkan lahan di sekitar sini untuk menanam tumbuhan tebu dan berbagai macam sayuran. Tanaman tebu dimanfaatkan oleh masyarakat setempat untuk membuat Gula Saka. Uniknya mereka menggunakan cara yang sangat tradisional untuk memeras tebu nya, yakni masih menggunakan tenaga kerbau. Kamu bisa berkesempatan untuk melihat pembuatan Gula Saka ini secara langsung dan mencicipi manisnya Gula Saka Puncak Pato ini.

Perjanjian Sumpah Satiah Bukit Marapalam


Dibalik keindahan panorama alam yang dimilikinya, ternyata Puncak Pato memiliki peristiwa bersejarah yang tak terlupakan dan berpengaruh besar terhadap budaya adat Minangkabau saat ini. Di dalam sejarah adat Minangkabau tempat ini dikenal sebagai Bukik Marapalam, tempat pencetusan Sumpah Satiah Bukit Marapalam. Yaitu tercapainya kesepakatan antara kaum adat dan kaum agama.

Tercapainya kesepakatan antara kaum adat dan kaum agama bukanlah suatu hal yang dipertentangkan, maka dicetuskanlah Sumpah Satiah Bukit Marapalam yang berbunyi “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” (Adat yang didasarkan kepada syariat agama Islam, dan syariat ini berdasarkan kepada Alquran dan Hadist) yang hingga saat ini dijadikan sebagai pegangan hidup bermasyarakat di Minangkabau.

Sebagai lambang perwujudan atas tercapainya kesepakatan ini, maka didirikanlah tiga patung ninik mamak (orang yang dituakan dalam adat) atau yang biasa disebut Tungku Tigo Sajarangan untuk mengenang peristiwa bersejarah tersebut. Selain tiga patung ninik mamak di sampingnya ada juga sebuah bangunan beratap tingkat yang berundak dan memiliki gonjong khas Minangkabau.

monumen perjanjian sumpah satiah bukit marapalam

Fasilitas


Objek Wisata Puncak Pato ini dulunya dikelola dengan baik oleh pemerintah setempat. Namun seiring berjalannya waktu perlahan tempat ini seakan tidak mendapat perhatian yang serius dari pemerintah. Hal itu dibuktikan dengan terdapatnya coretan-coretan tangan jahil di bangunan bersejarah tersebut.

Tapi sejak tim Wisatasumbar.id mengunjungi tempat ini pada bulan Oktober 2016, tampaknya tempat ini sudah dirawat dan dikelola dengan sangat baik. Terlihat pula pada bangunan yang kini telah diperbaiki dan dicat ulang. Selain itu semua kawasan objek wisata Puncak Pato ini sudah terlihat sangat bersih dari sebelumnya. Sebagai tanda keseriusan pemerintah setempat untuk mengelolanya, sekarang ini kami lihat sedang melakukan pembangunan fasilitas baru seperti Mushola, WC umum, dan masih banyak lagi. Selain itu, mereka juga melakukan pelebaran jalan raya di bawah bukit ini untuk mempermudah kendaraan melewatinya.

Berbagai fasilitas lainnya seperti taman yang hijau juga sudah dikelola dengan baik. Selain itu juga terdapat bangku di taman tersebut untuk bersantai sembari memandang keindahan alam Minangkabau. Berhubung karena tidak ada warung di puncak pato ini membuat tempat ini sangat bersih. Untuk kamu yang akan berkunjung ke tempat wisata ini direkomendasikan untuk membeli bekal terlebih dahulu di warung yang ada di sekitar pintu masuk atau di dekat parkir kendaraan.
Untuk bisa masuk ke tempat wisata Puncak Pato ini kita cukup membayar sebesar Rp 5.000 per orang dan itu sudah termasuk biaya parkir motor, murah sekali bukan?. Tetapi di akhir pekan dan hari libur biasanya harga tiket bisa naik.

Lokasi dan Akses ke Puncak Pato


Objek wisata Puncak Pato berada di Nagari Batu Bulek, Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar, atau berjarak sekitar 17 km dari Kota Batusangkar. Untuk mencapai tempat ini cukup mudah karena jalan menuju ke Puncak Pato ini terbilang sangat bagus. Tetapi disarankan untuk kamu agar tetap berhati-hati karena untuk mencapai puncak kita akan melalui jalan aspal yang berupa tanjakan dan berupa jurang di sampingnya.

Baca juga:

Jika dunsanak dari Kota Padang, segera menuju ke Kota Batusangkar menggunakan jalur Padang – Padang Panjang. Sampai di Padang Panjang kita langsung menuju ke arah Batusangkar dan melanjutkan perjalanan ke arah Sungayang yang berjarak kurang lebih 15 km dari Batusangkar. Di sepanjang perjalanan saat tiba di sungayang kita akan disuguhi oleh pemandangan perkampungan yang di sana terdapat banyak sekali Rumah Gadang yang sudah berumur cukup tua.

Selain itu mata kita akan dimanjakan oleh pemandangan alam yang masih sangat asri berupa persawahan penduduk dan hijaunya perkebunan. Setelah melewati Kecamatan Sungayang kita akan mulai melewati jalan yang menanjak yang berkelok-kelok dengan ukuran jalan yang cukup sempit. Sangat disarankan agar berhati-hati selama menuju ke puncak. Selama beberapa menit kita akan sampai ke puncak dan di sebelah kanan akan terlihat sebuah puncak yang dipenuhi oleh pohon pinus.

Nah, itulah ulasan mengenai Objek Wisata Puncak Pato yang sangat cocok sekali untuk dunsanak yang menyukai keindahan alam. Bagaimana, dunsanak tertarik untuk berkunjung ke sini? Silakan tulis pendapatmu di kolom komentar yang disediakan di bawah ya. Semoga artikel ini bisa bermanfaat untuk pembaca semuanya dan terimakasih atas kunjungannya.

Berbagi informasi tentang tempat wisata di Sumatera Barat


EmoticonEmoticon