26 October 2016

Padang Mangateh, “New Zealand”-nya Sumatera Barat

Advertisement
Menghabiskan waktu liburan atau akhir pekan dengan mengunjungi tempat-tempat unik atau pemandangan alam merupakan kegiatan yang digemari oleh anak muda jaman sekarang. Apa lagi dengan adanya trend foto kekinian ala anak muda yang lagi nge-hits akhir-akhir ini. Berbicara tentang fotografi mungkin tak terlepas dari yang namanya pemandangan atau keindahan alam.

Bagi dunsanak yang memiliki hobi fotografi atau pencinta alam tidak perlu jauh-jauh deh untuk mendapatkan spot foto yang eksotis. Karena di Kabupaten Lima Puluh Kota terdapat sebuah tempat yang menyajikan pemandangan alam yang tak biasa dengan beberapa spot yang pastinya akan membuat foto kamu akan terlihat spektakuler.

padang mangateh payakumbuh

Padang Mangateh di Payakumbuh akhir-akhir ini ramai diperbincangkan oleh kalangan anak muda Sumatera Barat khususnya Payakumbuh dan sekitarnya. Bahkan banyak yang menyebut tempat ini “New Zealand”-nya Sumatera Barat. Hal tersebut sah-sah saja karena memang tempat ini menyajikan pemandangan alam berupa padang rumput yang sangat luas, selain itu pemandangan perbukitan yang hijau dipadu dengan udara yang cenderung berkabut semakin menambah kesan alami seolah-olah kita sedang berada di New Zealand.

Nah, jika dunsanak sedang mencari spot untuk berfoto atau sekedar menikmati pemandangan alam yang eksotis, mengunjungi Padang Mangateh di Lima Puluh Kota merupakan pilihan yang tepat. Selain karena tempat ini mudah dijangkau, kita juga tidak perlu merogoh kocek terlalu dalam untuk bisa menikmati pemandangan alam yang luar biasa ini. Seperti apa keindahan yang ditawarkan oleh Padang Mangateh? Berikut ulasan lengkapnya.

Padang Mangateh Menjadi Tempat Favorit Bagi Para Pencinta Fotografi


Sebenarnya Padang Mangateh ini sendiri bukanlah tempat wisata yang dibuka untuk umum. Tempat ini merupakan sebuah balai peternakan yang dikelola oleh pemerintah yang berskala nasional. Balai peternakan yang memiliki luas sekitar 280 hektar ini merupakan yang terbesar di Asia Tenggara. Pada awalnya balai peternakan ini merupakan peninggalan pada zaman penjajahan Belanda dan dibangun pada tahun 1916.

Selanjutnya pada tahun 1985, balai peternakan ini mulai dikelola oleh pemerintah pusat dan berganti nama menjadi Balai Pembibitan Ternak Unggul (BPTU) Sapi Potong Padang Mangateh di tahun 2012. Untuk ternak yang dipelihara hanya sapi-sapi unggul seperti Sapi Simental, Sapi Limousin, dan Sapi Pesisir khas indonesia.

Baca juga:

Di area Padang Mangateh ini sendiri kita akan disuguhi oleh pemandangan padang rumput yang terbentang luas dengan hijaunya dan juga sapi-sapi yang berkeliaran dengan bebas. Selain itu pemandangan perbukitan dipadu dengan udara yang sangat sejuk semakin menambah kesan alami dari tempat ini. Karena memang lokasinya yang berada tepat di pinggang Gunung Sago sehingga sesekali tempat ini ditutupi oleh kabut.

Bagi dunsanak yang memiliki hobi fotografi tidak perlu memiliki skil yang tinggi untuk menciptakan foto yang spektakuler. Karena di setiap spot foto yang ada di sini menyajikan keindahan alam yang pas jika diambil dari sudut manapun. Beberapa spot foto di Padang Mangateh yang menyajikan view menarik yang wajib kamu kunjungi antara lain: Puncak Padang, Padang Rumput Hijau, dan Jalan Setapak.

Padang Mangateh selalu ramai dikunjungi oleh anak muda setempat di akhir pekan. Tujuannya tidak lain adalah untuk mengabadikan momen dengan latar belakang lukisan alam. Selain itu ada juga pengunjung yang sekedar bersantai melepas lelah dari aktifitas sehari-hari.

Lokasi dan Jalan Menuju Padang Mangateh


Melihat keindahannya dari foto-foto yang tersebar di media sosial, banyak dari netizen yang penasaran untuk mengunjunginya dan bertanya-tanya di mana alamat Padang Mangateh dan jalan menuju ke sana. Padang Mangateh berada di dataran tinggi Gunung Sago atau tepatnya di Nagari Padang Mangateh, Kabupaten Lima Puluh Kota, Provinsi Sumatera Barat atau lebih kurang 30 menit berkendara dari pusat Kota Payakumbuh.

Dari daerah Pasar Ibuh Payakumbuh kita terus lurus ke arah Andaleh 50 Kota, selanjutnya kita langsung belok kanan ke arah Padang Mangateh. Setelah berkendara sejauh 8 km kita akan mulai melewati jalan yang menanjak dengan kemiringan mencapai 30 derajat. Tak lama kemudian kita akan tiba di gerbang masuk Padang Mangateh yang bertuliskan "Kementerian - Peternakan Sapi Nasional Padang Mengatas". Dari sini kita akan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki menuju ke puncak.

Itulah ulasan tentang Padang Mangateh di Payakumbuh yang sayang untuk dilewatkan. Bagi kamu pencinta fotografi, berjkunjung ke tempat yang satu ini mrupakan pengalaman yang tak terlupakan. Selain bisa berburu foto dengan latar belakang alam, kita juga bisa bersantai sembari menatap lukisan alam yang luar biasa indah.

Berbagi informasi tentang tempat wisata di Sumatera Barat


EmoticonEmoticon